Home » , , , » TINGWE, LAIN DULU LAIN SEKARANG

TINGWE, LAIN DULU LAIN SEKARANG

Written By Omah Tingwe on Kamis, 15 September 2016 | 13.02

Kebiasaan merokok itu pada awalnya lebih mengacu kepada sajian yang biasanya dinikmati pada saat masyarakat bersosialisasi, tidak ada hubungannya dengan gengsi, penampilan, atau bahkan kejantanan.

Dulu sebelum diproduksi secara masal, rokok dibuat dalam skala industri rumah tangga dan melalui cara yang sangat konvensional. Rokok yang pertama kali dibuat adalah rokok lintingan tanpa ada tambahan cengkeh atau campuran bahan lain. Baru pada tahun 1880 rokok bercampur cengkeh dikenalkan sebagai rokok kretek dan juga sebagai rokok obat,  oleh H.Djamari, orang Kudus.

Di jaman Belanda, rokok kretek itu hanya dinikmati oleh kelas menengah keatas. Sedangkan masyarakat menengah kebawah biasa menikmati rokok lintingan non kretek. Perbedaan harga diantara kedua rokok itu, kretek dengan yang lintingan non kretek, menyebabkan positioning yang berbeda. Rokok lintingan tersebut bisa dibeli dalam bentuk rokok jadi maupun tembakau saja yang kemudian dilinting sendiri alias tingwe (linthing dewe).
Itu cerita lama, tingwe dipandang dan diposisikan sebagai rokoknya masyarakat bawah karena harganya yang murah.

Tapi lain dulu lain pula sekarang. Sekarang dan nanti Tingwe akan menempati posisi sebagai..., ROKOK PINTAR, 

Ya, benar, Tingwe Kretek masa kini adalah rokoknya orang yang pintar mensiasati pemborosan biaya merokok. Tingwe adalah rokok SMART dan ART.

Gitu kira2...
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar