Home » » Omah Tingwe Punya Mau

Omah Tingwe Punya Mau

Written By Unknown on Kamis, 29 Maret 2018 | 18.23

OMAH TINGWE punya mau...

Banyak teman yang tak habis pikir, kenapa saya mau-maunya ngurusi soal tembakau, soal rokok tingwe,  apalagi di kota besar Jakarta.  Itu khan urusan yang cukup merepotkan, tingwe itu khan konsumsinya orang pinggiran, cara merokok jadul, sudah ketinggalan jaman dsb. Sungguh cerewet mereka, tapi saya tetap tabah. Saya tetap maju terus dengan Omah Tingwe karena saya tahu persis apa yang saya mau. Ada “rahasia” kecil yang ingin saya bagikan kepada man teman, sbb:

Omah Tingwe ingin mengenalkan apa yang saya sebut sebagai “Tingwe Premium” kepada masyarakat kelas menengah ke atas di kota, yaitu mereka yang biasanya beli rokok bermerek seharga Rp 20  ribuan per bungkus. Meskipun mampu beli rokok mahal, tapi belum tentu mereka sungguh puas dengan rokok yang dibelinya itu. Nah, untuk mengejar kepuasan maksimal dalam merokok itulah, Omah Tingwe berniat membantu mewujudkan keinginan tersebut. Seperti inilah yang dulu saya rasakan sebagai perokok,  beli rokoknya mahal tapi puasnya kurang...

Kemudian saya tahu ada bahan baku untuk membuat rokok yang sungguh bermutu,  dan bisa digunakan untuk  membuat rokok yang sungguh memuaskan.  Bahan2 itu adalah:

1. Tembakau berkualitas, baik kretek maupun yang iris asli dan bercukai resmi.
2. Papir pembungkus yang bukan terbuat dari kertas melainkan dari daun tembakau.
3. Filter yang tidak sekedar menyaring tar tapi filter spesial yang bisa merubah partikel berbahaya dalam asap menjadi partikel yang berguna bagi kesehatan. (Filter Divine).
4. Alat linting yang sangat praktis.
5. Asesoris berupa dompet atau kotak kaleng rokok untuk menyimpan rokok.

Itu adalah bahan bakunya. Agar bahan itu bisa menjadi rokok, perlulah kita melintingnya sendiri dengan menggunakan alat kecil yang bisa dipegang tangan. Sret-sret..., jari dan jempol digoyang..., maka tak sampai 1 menit jadilah sebatang rokok idaman. Bentuknya slim, pakai filter dan berwarna coklat serupa cerutu. Bolehlah dibilang ini adalah rokok cerutu mini, rasa kretek dan berfilter. Sungguh, rokok tingwe yang satu ini tampil spesial, unik, eksotis, dan eksklusif. Dan pengalaman melinting rokok sendiri itu rasanya..., sensasional, menyenangkan dan membanggakan.

Melinting sendiri itu memang harus kita lakukan karena rokok model begini, rokok yang memberikan kepuasan maksimal itu,  belum ada diproduksi oleh pabrik pada saat ini.

Semoga man teman bisa mengetahui keberadaan tingwe super premium ini dan mau mencobanya. Sukur2  menyukai dan lalu beralih dari beli rokok kretek siap sulut ke rokok tingwe ala Omah Tingwe. Saya sendiri sudah sangat cocok dan gemar tingwe ini serta tak pernah lagi beli rokok.

Sungguh dengan tingwe ini puasnya maksimal, tambahan lagi sekarang saya tidak hanya bisa merokok tapi juga bisa menabung, karena tingwe sangat minim budget, selisih nya lebih dari 60% dari rokok kelas mahal. Selisih yang besar itu bukan karena kualitas yang berbeda tapi karena perbedaan tarip cukai antara cukai rokok dan cukai tembakau. Rokok tingwe yang dilinting dewe itu tidak terkena cukai rokok, melainkan hanya terkena tarip cukai tembakau.

Info lebih lanjut tentang produk tembakau dll, silahkan hubungi mbak mbak yang sedang merokok itu di Omah Tingwe. Haiyaaa....

(Sensasi melinting rokok tingwe super premium ini cocok juga dihadirkan sebagai "hidangan spesial" di Cafe2..)

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar